Hey ya. So what's these creepers all about? Well Sepatu yang kadang disebut juga dengan brothel creepers ini adalah sepatu yang (biasanya) berbahan suede di bagian atas dan sol tebal di bagian bawah. Sepatu jenis ini mulanya ada sejak perang dunia ke-dua dan dipakai oleh tentara untuk melintasi gurun pasir di Afrika Utara.

Dan sejak tahun 1950an, creepers makin nge-hits. Sepatu ini dipakai oleh subkultur kayak indie, ska, punk, new wave, psychobilly, greasers dan goth. Dan sekarang, creepers kembali nge-hits lagi dan justru dipakai berbagai kalangan.

I really love creeper shoes !!!


Bold eyes.
Creepers bikin penampilan seseorang jadi lebih tegas. Makanya, kalau mau pakai creepers, biar kita makin kelihatan berkarakter, coba padukan dengan make up yang fokus di bagian mata. Bisa dengan membuat eyeliner tebal atau smookey eyes. 




Don't all black.
banyak yang bilang serem dan galak kalo pake sepatu ini, so kalo ga mau terlihat galak dan menyeramkan, jangan memadukan creepers dengan warna hitam semua. Kita bisa memakai sweater pink sambil dye your hair grey :D It's awesome!






But still, cool with black.
Creepers emang keren dipadukan dengan warna hitam. Cobain deh memadukan creepers putih kita dengan jeans hitam atau kaus tanpa lengan berwarna hitam.




Cool with jeans.
Padukan creepers dengan berbagai koleksi jeans kamu. 


Colorful color.
Walaupun kesan yang ditimbulkan dari creepers itu goth, rock dan bold, kita tetap bisa memadupadankannya dengan warna-warna cerah. Kayak sweater dengan print berwarna oranye misalnya.


    
















Ga mesti cewek kok!

  Uh-huh so cool isn't it? So jangan takut pake creeper shoes deh! Keren kok,walaupun di Indonesia agak jarang sih yang make begituan, but I wear this to college! Hahaha

Well excuse my ugliness, but aku suka banget creepers, pake tiap hari ke kampus lol



Jadi itu dia creepers shoes, trend lama sih tapi tetep keren kok!




Sumber referensi : http://kawankumagz.com/Fashion/Trend-To-Try-Creepers-Shoes




Holla, kali ini saya akan membahas tentang Rokoko fashion. Pernah dengar fashion yang satu ini? Mungkin ada yang tau dan ada yang belum ya? Kalo sering nonton film barat yang plotnya Eropa-eropa gitu pasti pernah liat. Yuk simak :D 


         Kata Rokoko berasal dari kombinasai kata Perancis rocaille. Rokoko merupakan lanjutan dari Barok, atau akhir Barok. Rococo adalah Tokoh arsitektur seniman Italian-Swiss.   Pakaian perempuan rokoko memiliki kerung leher persegi. Gaun terdiri dari suatu rok dalam (jupe) dan gaun luar yang terbuka. Lengan tiga perempat yang ketet dilengkapi dengan kerutan-kerutan renda (engageantes). Rok lebar yang sedianya berbentuk kubah berubah bentuk menjadi gepeng pada bagian belakang dan depan namun sangat membengkak ke samping (panier a coudes). Pada bagian bawah ialah bagian yang menyentuh lantai lebar rok dapat mencapai 4 meter. (Gile XD) 
Ini nih bentuknya

          Hiasan-hiasan asimetris penuh canda yang terdapat pada dinding-dinding ruangan terulang pada kostum dalam bentuk lipit-lipit renda. Pita-pita sutera yang dikerut, serta sematan bunga-bunga sutera yang indah sehingga penampilan perempuan masa ini menyerupai sebuah taman bunga impian. Baju luar dihias dengan deretan kerut-kerut, rok dilengkapi dengan kerutan pita-pita lebar. Pita-pita besar pada lengan sebangun dan serupa dengan susunan pita-pita besar pada dada (echelle). Leher dihias dengan kalung renda.
  •        Hairstyle 
rococo 1 


















 Tatanan rambut yang tinggi. Ini biasa di era Rokoko. Bundelan-bundelan pada rambut ini dulu dibuat dari ekor kuda atau juga dibantu dengan kawat. Para wanita harus menyisir rambut mereka tinggi, dan membuat bundelan dan dibantu dengan kawat, dan menyembunyikannya dengan wig. Tambahannya banyak yang menambahkan design-design atau decorasi seperti pemandangan ataupun yang lainnya. Wow, ternyata mereka sangat kreatif!
rococo 2


     Luis high heel. 
Penampilan yang elegan dan heels yang berada di tengah-tengah kaki, ujung tutup nya meruncing. Bahannya dapat terbuat dari sutra, satin, brokat, linen atau kulit anak kambing yang lembut.

rococo 3
Hai, postingan kali ini bakal bahas tentang Trippy Fashion. Pernah dengar apa itu?
Yuk,, yang mau lebih jelasnya monggo dibaca :'D








Kata Trippy sebenarnya berarti cool, freaky, or amazing, banyak juga yang mengartikan sebagai hallucination. Awalnya berasal dari kaum hippie yang menggunakan Tie-dye, merupakan salah satu bentuk seni tekstil warisan kaum Hippies alias Flower Generation, yang tumbuh di era ’60-an. Motif itu biasanya diaplikasikan kepada kaosmereka biar lebih warna-warni dan mendapatkan motif yang lebih trippy. Maklumlah jaman itu lagi gila-gilanya psikotropika yang efeknya emang trippy. Flower Generation untuk merepresentasikan “fight with flower” (lawanlah dengan bunga) yang melambangkan kelembutan, dan tidak dengan kekerasan. “Flower”(bunga) memang melambangkan sesuatu yang lembut. Hal itu sangat pas dengankeadaan pada zaman itu, dimana pemerintah Amerika sendiri mulai kehilangankepercayaan dari rakyat, terutama kaum muda, lalu melakukan berbagai perlawanan.Pada masa itu, mereka memberontak dengan gayanya sendiri, cenderung bebas dan terkesan “liar”.


Banyak ciri-ciri yang bisa kita lihat pada pengikut gerakan bunga ini, yang rata-rata berpenampilan seragam. Para pengikutnya disebut Flower Children. Mereka berpakaian ham press body (kemeja ketat) dengan warna yang mencolok mata(diilhami dari halusinasi saat memakai marijuana atau LSD), celana baggy atau cut bray, memakai ikat kepala (bandana) bagi pria, dan memakai bandana panjang - ala peramal hippy zaman dahulu - bagi wanita.



Dan dari situlah banyak fashion yang mengambil tema hippy ini. People calls it Trippy Fashion nowadays ;D
Seperti gambar berikut, dengan ciri khas floral yang warna-warni ;D So trippy, right?





Nah, sekilas itu tentang Trippy fashion, sekarang juga banyak fashion trippy yang sering lebih menggunakan simbol alien �.


Powered by Blogger.

Subscribe